05 December, 2016

Perbedaan SNI, DOT, SNELL : Standar Keamanan Helm Dunia

Helm AGV SNI

STANDAR KEAMANAN HELM YANG ADA DI DUNIA SNI, DOT , SNELL Orang-orang Indonesia pasti mengetahui tentang SNI. SNI (Standar Nasional Indonesia) adalah uji kualitas produk agar bisa dipasarkan di Indonesia. Berdasarkan Pasal 1 angka 3 Peraturan Pemerintah No. 102 Tahun 2000 tentang Standarisasi Nasional (PP 102/2000), SNI adalah standar yang ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional dan berlaku secara nasional. Berdasarkan Pasal 14 ayat [1] PP 102/2000, terhadap barang dana atau jasa, proses, sistem dan personel yang telah memenuhi ketentuan/spesifikasi teknis SNI dapat diberikan sertifikat atau dibubuhi tanda SNI. Sertifikat itu sendiri adalah jaminan tertulis yang diberikan oleh lembaga/laboratorium yang telah diakreditasi untuk menyatakan bahwa barang, jasa, proses, system atau personel telah memenuhi standar yang dipersyaratkan (Pasal 1 angka 12 PP 102/2000). Sedangkan tanda SNI adalah tanda sertifikasi yang dibubuhkan pada barang kemasan atau label yang menyatakan telah terpenuhinya persyaratan Standar Nasional Indonesia (Pasal 1 angka 13 PP 102/2000).

SNI tidak diwajibkan pada semua barang karena SNI bersifat sukarela. Berdasarkan Pasal 12 ayat [2] PP 102/2000, SNI bersifat sukarela untuk ditetapkan oleh pelaku usaha. Akan tetapi, dalam hal SNI berkaitan dengan keselamatan, keamanan, kesehatan masyarakat atau pelestarian lingkungan hidup dan/atau pertimbangan ekonomis, instansi teknis dapat memberlakukan secara wajib sebagian atau seluruh spesifikasi teknis dana tau parameter dalam SNI (Pasal 12 ayat [3] PP 102/2000).

Berikut ini beberapa contoh barang yang harus lulus uji SNI, yaitu:
1. Mainan anak-anak
2. Ban
3. Semen
4. Pupuk anorganik tunggal
5. Air minum dalam kemasan
6. Helm
7. Dll.

Untuk helm sendiri, ada beberapa jenis standar keselamatan. Dua standar keselamatan helm yang diakui dunia yaitu DOT dan SNELL. Apa sih DOT dan SNELL?

DOT (Department of Transportation) adalah Departemen Transportasi di US. DOT memiliki standar tersendiri untuk helm-helm yang boleh beredar di US. Oleh karena itu, para produsen helm harus melakukan uji kelayakan atas produk mereka jika ingin memasarkannya di US. Jika produk mereka lulus uji, maka mereka bisa menempelkan stiker DOT pada helm produksi mereka.

Sedangkan SNELL adalah standar yang ditetapkan oleh SNELL MEMORIAM FOUNDATION. SNELL MEMORIAM FOUNDATION merupakan lembaga institusi standar independen yang tidak terikat pada regulasi negara. Para produsen helm kelas dunia mendukung lembaga ini dan mengakui bahwa lembaga ini memiliki standar yang tinggi. SNELL bahkan melakukan uji kelayakan yang lebih ketat jika dibandingkan dengan DOT.

Helm yang lulus uji DOT dan SNELL artinya telah diakui kualitasnya oleh Internasional. Sertifikasi DOT dan SNELL sendiri telah diadopsi oleh 50 negara besar antara lain Eropa dan Amerika. Helm yang telah lulus uji DOT dan SNELL serta SNI salah satunya adalah helm AGV. Harga helm ini memang mahal karena sebanding dengan kualitasnya yang juga sangat bagus. Untuk mengetahui harga helm AGV terkini, kamu bisa cek di blibli.com.
Nah itu tadi pemaparan singkat mengenai SNI, DOT dan SNELL. 

Semoga bermanfaat!

0 comments:

Post a Comment